Makan
Sambil Tidur
Biasanya dari kita
tidak enak rasanya apabila bersantai atau nonton tv tanpa ditemani oleh temilan
kesayangan. Memang tidak ada salahnya ngemil agar tidak bosan atau mengantuk.
Tetapi ada beberapa orang yang lelah duduk lalu dilanjutkan dengan tiduran. Tiduran
dengan ngemil pastinya. Makan sambil tidur sering disebut “pamali” oleh
orangtua jaman dulu. Karena dirasa kurang sopan apabila makan sambil tiduran.
Untuk menakut-nakuti anak-anak mereka para orangtua biasanya berkata “Jangan
makan sambil tidur, pamali. Nanti makanannya masuk ke kepala” atau “ Jangan
makan sambil tidur nanti jadi ular.” Pastinya sudah tidak asing dengan
petuah-petuah yang seperti itu di telinga kita.
Meski petuah yang dilontarkan para
orangtua itu tidak terjadi pada kita saat kita makan sambil tidur. Namun pada
kenyataannya makan sambil tidur memang tidak baik untuk kesehatan. Dalam
Majalah Kesehatan Muslim disebutkan bahwa akibat dari makan sambil tidur adalah
makan dengan tidur meningkatkan resiko terjadinya kembali makanan dari lambung
ke kerongkongan (refluks esofagus). Kondisi di lambung sangatlah masam. Keadaan
sangat asam ini bisa merusak daerah yang tidak tahan asam seperti kerongkongan,
sehingga menyebabkan luka (erosi). Tanda naiknya asam lambung ke kerongkongan
adalah terasa ada sesuatu yang panas di ulu hati (heartburn). Kejadian ini
fatal jika terjadi secara berkelanjutan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar