BUDAYA DAN IKLIM
ORGANISASI DALAM KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN
A.
Pengertian Budaya Organisasi
Budaya
organisasi adalah suatu nilai, keyakinan, norma, asumsi dan mitos yang
mempengaruhi cara bertindak individu dalam organisasi.
B.
Fungsi
budaya organisasi
Fungsi
eksternal adalah untuk melalukan adaptasi terhadap lingkungan di luar organisasi
Sedangkan, fungsi internal yaitu berkaitan dengan integrasi
berbagai sumber daya yang ada di organisasi termasuk sumberdaya manusia.
Menurut
Soetopo komponen – komponen budaya organisasi memiliki 12 karakteristik yaitu: nilai
– nilai, pahlawan organisasi / keteladanan, tanggung jawab, kebersamaan /
intimasi, otonomi individu, tata aturan / norma, dukungan, identitas, hadiah
perfomansi, toleransi konflik, toleransi resiko dan upacara simbolik.
D. Karakteristik Budaya Organisasi
Dengan merujuk
pada pemikiran Fred Luthan, dan Edgar Schein, yang dikutip oleh Sudrajat
(2008). Di bawah ini akan diuraikan tentang karakteristik budaya organisasi di
sekolah, yaitu tentang (1) obeserved behavioral regularities; (2) norms;
(3) dominant value. (4) philosophy; (5) rules dan
(6) organization climate.
E. Klasifikasi
Budaya Organisasi
Menurut schein
dalam Soetopo (2010:173) budaya dibagi menjadi 3 tingkat yaitu :
1.
Artifak dan kreasi, yaitu pola prilaku yang dapat dilihat atau di
dengar.
2.
Nilai , dapat di uji dalam lingkungan fisik, tingkat lebih tinggi
mengenai kesadaran
3.
Asumsi dasar, yaitu mengenai hubungan manusia dengan lingkungan dan
manusia dengan manusia, atau hakekat sifat dasar manusia
F.
Pengertian Iklim Organisasi
Iklim
organisasi adalah kualitas lingkungan sekolah yang berlangsung secara relativ
yang dialami oleh guru memengaruhi sikap-sikapnya dan itu berdasarkan kepada
kepentingan secara bersama tentang “sikap” di sekolah. Ada 3 konsep iklim yang
berbeda telah digambarkan dan dianalisis yakni: iklim terbuka, iklim sehat, dan iklim social.
G.
Tipe-tipe Iklim Organisasi Sekolah
Menurut Suherman (2011) terdapat 4 klasifikasi
iklim organiasi yaitu :
1.
Iklim Terkendali (engaged climate)
Ditandai dengan usaha yang tidak efektif oleh
pimpinan untuk mengontrol dan adanya kinerja professional dari para guru.
2.
Iklim Lepas (disengaged climate)
Iklim ini ditandai dengan adanya prilaku
pimpinan bersifat terbuka, peduli dan mendukung.
3.
Iklim Tertutup (closed climate)
Pimpinn dan bawahan
benar-benar terlihat melakukan usaha.
4.
Iklim Terbuka (open climate)
Adanya kerjasama dan respek diantara guru dan pimpinan.
H.
Dimensi dan Indikator-indikator Iklim Organisasi Sekolah
Iklim Organisasi Sekolah dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan
internal dan eksternal baik lingkungan fisik maupun lingkungan non fisik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar