Rabu, 13 April 2016



Description: logo_universitas_negeri_malang.jpgBUDAYA DAN IKLIM ORGANISASI DALAM KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN

A.    Pengertian Budaya Organisasi
Budaya organisasi adalah suatu nilai, keyakinan, norma, asumsi dan mitos yang mempengaruhi cara bertindak individu dalam organisasi.
B.     Fungsi budaya organisasi
Fungsi eksternal adalah untuk melalukan adaptasi terhadap lingkungan di luar organisasi Sedangkan, fungsi internal yaitu berkaitan dengan integrasi berbagai sumber daya yang ada di organisasi termasuk sumberdaya manusia.
C.    Komponen – Komponen Budaya Organisas
i.
Menurut Soetopo komponen – komponen budaya organisasi memiliki 12 karakteristik yaitu: nilai – nilai, pahlawan organisasi / keteladanan, tanggung jawab, kebersamaan / intimasi, otonomi individu, tata aturan / norma, dukungan, identitas, hadiah perfomansi, toleransi konflik, toleransi resiko dan upacara simbolik.
D.    Karakteristik Budaya Organisasi
Dengan merujuk pada pemikiran Fred Luthan, dan Edgar Schein, yang dikutip oleh Sudrajat (2008). Di bawah ini akan diuraikan tentang karakteristik budaya organisasi di sekolah, yaitu tentang (1) obeserved behavioral regularities; (2) norms; (3) dominant value. (4) philosophy; (5) rules dan (6) organization climate.
E.     Klasifikasi Budaya Organisasi
Menurut schein dalam Soetopo (2010:173) budaya dibagi menjadi 3 tingkat yaitu :
1.      Artifak dan kreasi, yaitu pola prilaku yang dapat dilihat atau di dengar.
2.      Nilai , dapat di uji dalam lingkungan fisik, tingkat lebih tinggi mengenai kesadaran
3.      Asumsi dasar, yaitu mengenai hubungan manusia dengan lingkungan dan manusia dengan manusia, atau hakekat sifat dasar manusia
F.     Pengertian Iklim Organisasi
Iklim organisasi adalah kualitas lingkungan sekolah yang berlangsung secara relativ yang dialami oleh guru memengaruhi sikap-sikapnya dan itu berdasarkan kepada kepentingan secara bersama tentang “sikap” di sekolah. Ada 3 konsep iklim yang berbeda telah digambarkan dan dianalisis yakni: iklim terbuka, iklim sehat,  dan iklim social.
G.    Tipe-tipe Iklim Organisasi Sekolah
Menurut Suherman (2011) terdapat 4 klasifikasi iklim organiasi yaitu :
1.       Iklim Terkendali (engaged climate)
Ditandai dengan usaha yang tidak efektif oleh pimpinan untuk mengontrol dan adanya kinerja professional dari para guru.
2.        Iklim Lepas (disengaged climate)
Iklim ini ditandai dengan adanya prilaku pimpinan bersifat terbuka, peduli dan mendukung.
3.        Iklim Tertutup (closed climate)
Pimpinn dan bawahan benar-benar terlihat melakukan usaha.
4.        Iklim Terbuka (open climate)
Adanya kerjasama dan respek diantara guru dan pimpinan.
H.    Dimensi dan Indikator-indikator Iklim Organisasi Sekolah
Iklim Organisasi Sekolah dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan internal dan eksternal baik lingkungan fisik maupun lingkungan non fisik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar